TANGAN DINGIN RISMA UNTUK SURABAYA
![]() |
| Rek ayo rek mlaku mlaku nang tunjungan! |
Begitu
memasuki kota Pahlawan ini, suasana teduh dan nyaman akan terasa. Banyak pepohonan
dan taman. Pemandangan ini terjadi karena tangan dingin Walikota Surabaya Tri
Rismaharini, Risma memiliki cara dan komitmen dalam membersihkan kota dan
mengelola sampah.
Puluhan penghargaan juga di raih, salah satunya Gelar doktor
honoris causa bidang manajemen pembangunan kota diraih Wali Kota Surabaya, Tri
Rismaharini. Gelar ini didapat tidak lepas dari gagasan dan kebijakan
radikalnya dalam mengubah Kota Surabaya yang panas menjadi sejuk dan hijau.
Banyak penghargaan yang telah diraih karena beragam inovasi yang dihasilkan ketika memimpin Kota Surabaya. Berikut beberapa inovasi dari Wali Kota Surabaya.
- Menciptakan banyak ruang
terbuka hijau di pusat kota memberi dampak langsung bagi lingkungan dan
masyarakat.
- Menghidupkan kembali Taman
Bungkul adalah salah satu contoh nyata hingga menjadi taman terbaik
se-Asia pada 2013.
- Membangun taman di Bundaran
Dolog
- Membangun taman buah Undaan
- Membangun taman di Bawean
- Membangun taman Lansia yang
terletak di sudut Jalan Biliton dan Jalan Kalimantan.
- Membangun taman Flora yang ada
di Jalan Bratan, dilengkapi fasilitas Internet dan perpustakaan.
- Membangun taman Prestasi di
tepian Kali Mas di bagian lain Kota Surabaya.
- Mengambil alih SPBU yang
dibangun di jalur hijau untuk dijadikan taman.
- Membangun jalur pedestrian
dengan konsep modern
- Menciptakan Surabaya merdeka
dari sampah.
- Menerapkan kebijakan green and
clean di 33 kecamatan di Surabaya.
- Melibatkan warga membuat
pengolahan sampah dan penanganannya.
- Risma mencegah menguapnya
anggaran dengan memberlakukan sistem serba elektronik.
- Kebijakan Surabaya Single
Window (SSW).
- Di kota surabaya banyak Smart
Practice.
- Menutup lokalisasi
- Meluncurkan ATM Samsat
- Membuat kebijakan penerimaan
Rapor secara Online
- Penggunaan Broadband Learning”
(BLB) yaitu “Broadband Learning
Center” (BLC) “Percepatan pelayanan data.
- Inisiatif pembentukan Forum
Pemangku Kepentingan (FPK) Pelayanan Publik Kota Surabaya.
- Memperbaiki kinerja Tim
Penanganan Keluhan dan Pengaduan Masyarakat (TPKPM).
- Mengubah tempat lokalisasi
menjadi tempat yang lebih berguna dan dipastikan tidak lagi menjadi
lokalisasi karena telah disulap menjadi taman kanak-kanak.
- Kebijakan menaikkan tarif iklan
kepada investor dan pebisnis, sehingga mereka akan memilih iklan di surat
kabar dan media elektronik.
- Menolak pembangunan jalan tol
tengah kota.
- Membangunan jalan tol frontage
road dan MERR-IIC (Middle East Ring Road)
- Jalan ini akan menghubungkan
area industri Rungkut hingga ke Jembatan Suramadu via area timur Surabaya.
- Memaksimalkan potensi Sungai Kalimas
menjadi ikon wisata
- Membangun lapangan futsal di
taman kota
- Melengkapi data koleksi
pembangunan Museum Surabaya dengan menelusuri jejak-jejak sejarah di
Surabaya.
![]() |
| Salah satu hasil tangan dingin Risma |
Sejak Risma menjabat
walikota Surabaya 7 tahun lalu, Surabaya kini semakin indah. Beragam taman yang
indah juga dibangun di beberapa daerah yang dulu dikenal kotor. Taman-taman ini
dipenuhi dengan aktivitas masyarakat. Setiap taman punya tema aktivitas
tersendiri.
Selain pembangunan beragam taman yang tersebar hampir di seluruh Kota Surabaya, Risma juga memanfaatkan dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelola sampah-sampah kota juga telah dilakukan Pemkot Surabaya. Masyarakat juga diajarkan untuk memanfaatkan sampah dan dikelola untuk menghasilkan bio gas dan kompos sehingga bisa digunakan untuk masyarakat.(rewrite/usw/detikcom)
Selain pembangunan beragam taman yang tersebar hampir di seluruh Kota Surabaya, Risma juga memanfaatkan dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelola sampah-sampah kota juga telah dilakukan Pemkot Surabaya. Masyarakat juga diajarkan untuk memanfaatkan sampah dan dikelola untuk menghasilkan bio gas dan kompos sehingga bisa digunakan untuk masyarakat.(rewrite/usw/detikcom)



Komentar
Posting Komentar